Saturday, July 16, 2011

Thangka



Kalau menurut Wikipedia adalah :
A "Thangka," also known as "Tangka", "Thanka" or "Tanka" (Nepali pronunciation: [ˈt̪ʰaŋka]Tibetanཐང་ཀ་Nepal Bhasa: पौभा) is aTibetan silk painting with embroidery, usually depicting a Buddhist deity, famous scene, or mandala of some sort. The thankga is not a flat creation like an oil painting or acrylic painting. Rather, it consists of a picture panel which is painted or embroidered, over which atextile is mounted, and then over which is laid a cover, usually silk. Generally, thankgas last a very long time and retain much of their lustre, but because of their delicate nature, they have to be kept in dry places where moisture won't affect the quality of the silk. It is sometimes called a scroll-painting.
Kemaren pas di Tibet, kita sempet ngunjungi beberapa toko yang menjual Thangka dan juga dianterin sama Pazu ke tempat pembuatan cat yang digunakan khusus untuk menggambar. Pembuatannya masi menggunakan cara tradisional dan katanya catnya ini sangat mahal tapi warnanya ga akan pudar. Catnya aja mahal gimana harga lukisannya yah. Kebetulan hari itu lagi pembuatan cat warna kuning.

Setelah dari ruangan pembuatan cat, kita dianterin ke satu ruangan yang bikin takjub. Ruangan dimana para pelukis Thangka sedang melukis.
Gue bener bener takjub sih sama para pelukis Thangka. Mereka melukis tanpa contoh. Dan lukisannya itu kan wajah wajah daripada dewa dewi. Susah banget pastinya. Salah salah dikit ga ada yang mau beli deh. Beda sama ngelukis wajah manusia.

Coba liat video yang gue rekam. Hebat ya boooooo

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...